Bertemu Sang Idola

Oleh: Erni Yulianti

Tanggal 14 Juli 2021 menjadi momen yang paling berharga dalam hidup saya, pelantikan SPL Nasional menjadi ajang yang ditunggu-tunggu dan dinantikan. Meskipun fisik saya masih lemah dikarenakan terpapar virus Covid-19 namun saya sangat bersemangat untuk mengikuti acara pelantikan ini. Selain bertemu dengan SPL Nasional se-Indonesia saya juga akan bertemu dengan Sang motivator dan tokoh-tokoh inspiratif idola saya. Hal ini menjadi obat mujarab bagi saya dalam meningkatkan imun. Gambaran perjuangan KSPL Nasional yang dilalui dengan berat dan diperlukan energi yang luar biasa dalam menggapainya. Menjadikan motivasi yang sangat luar biasa dalam menjalankan tugas baru saya sebagai SPL Nasional. Di sinilah Langkah SPL Nasional dimulai. Kerja berlipat-lipat tanpa kendor dalam menularkan virus literasi dalam menggaungkan Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional oleh Nyalanesia. Rasa haru dan bahagia yang terbalut di dalam asa menjadikan semangat juang yang tak akan kendor. Perjuangan yang belum berakhir perlu banyak strategi dalam menyalakan lentera literasi di kepulauan Bangka Belitung.

Hari ini membuat detak jantung saya tak berhenti dag dig dug bergerak kencang berpacu dengan detakan jam tak tik tak tik….Seorang Idola yang sudah lama dinanti, yang hanya bisa disaksikan lewat program televisi, sosok yang sangat menginspirasi saya dalam perjalanan hidupnya, siapa yang tak kenal dengan sosok inspiratif yang selalu menyajikan informasi-informasi educated di program Kick Andy, ya beliau adalah Pak Andy Noya. Seorang wartawan dan presenter yang namanya sudah dikenal masyarakat luas berkat programnya dalam acara Kick Andy yang selalu menginsiprasi dan mendidik. Seorang wartawan yang memiliki jiwa kemanusian yang tinggi, berhati malaikat yang selalu melihat sekelilingnya dengan mata kemanusiannya. Sosok yang sangat sederhana di balik penampilannya meskipun saat ini keberhasilan dan kesuksesannya sudah digenggam namun kepribadiannya menggambarkan sosok profil yang sangat sederhana pula.

Ini yang menjadi alasan mengapa saya mengidolakan beliau. Sang Idola yang saat ini  bersama kami semua dalam pelantikan SPL Nasional dalam satu Zoom dan waktu yang sama. Ketika Pak Andy mulai bercerita tentang kehidupan keluarganya dan masa kecilnya yang spontan membuat saya terhanyut dalam ceritanya. Meskipun saya sudah mengetahui biografi Pak Andy dengan baik, namun mendengar langsung cerita dari sang idola membuat saya seperti terhipnotis mendengarkan storytelling yang indah dengan penghayatan cerita yang luar biasa terdengar dan membuat saya terbawa emosi dan tanpa disadari tiba-tiba air mata mengalir membasahi pipi selama cerita itu berlangsung. Kehidupan yang luar biasa, masa kecil yang penuh dengan perjuangan, hidup yang bermakna dengan alur cerita yang penuh dengan perjuangan lika-liku kehidupan. Cerita pak Andy benar-benar menginspirasi saya untuk bisa menjadi orang yang selalu menabur benih kebaikan, menoreh asa untuk membuat orang di sekitarnya selalu bahagia dan tersenyum, sosok yang mampu menggerakkan partisipasi masyarakat untuk berbuat sesuatu yang lebih baik. Satu hal yang membuat saya benar-benar menangis pada saat mendengarkan cerita tentang sosok guru yang berjasa dalam kehidupan beliau, seorang guru yang mampu membuat beliau tidak melupakannya. Saya selalu bertanya dalam hati. Apa yang sudah diperbuat oleh gurunya sehingga Pak Andy sangat mengagumi gurunya tersebut. Hal ini yang mendorong dan membisikkan kedalam hati dan jiwa saya, saya ingin menjadi gurunya Pak Andy.

Sosok Idola kedua yang menginsiprasi saya adalah seorang pemikir dan pencetus gagasan di dunia Pendidikan. Meninggalkan dunia kemapanannya hanya untuk lebih memfokuskan pada bisnis sosial dibidang Pendidikan. Terlihat sangat tidak masuk akal namun inilah yang menjadi daya tarik beliau, memiliki karakter yang unik namun visioner menurut saya. Beliau adalah Pak Bukik Setiawan. Profil kesederhanaannya juga tampak terlihat, memiliki jiwa yang pemberani dalam memutuskan sesuatu, berani dalam setiap mengambil keputusan dikarenakan visioner dalam berpikir kedepannya, inilah sosok yang bisa saya simpulkan dalam pertemuan singkat pada pelantikan SPL dan penggerak literasi daerah oleh Nyalanesia. Sungguh hal yang tak pernah terlupakan bagi saya bisa bertemu langsung dan bertatap muka walaupun hanya lewat aplikasi Zoom. Harapan saya suatu hari nanti saya bisa bertemu langsung dengan mereka, berbicara dan bercerita tentang mimpi-mimpi yang sudah saya goreskan dalam buku diary saya. Berbicara dengan motivator dan inspirator yang bisa membuka pikiran dan mata hati saya untuk selalu berpikir maju dan semangat dalam menggapai impian itu.

Cerita-cerita inspiratif dari dua tokoh ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya sebagai SPL Nasional. Pak Andy dan Pak Bukik telah membukakan pikiran dan mata hati saya, merubah mindset saya untuk selalu melangkah pasti dalam menuju suatu perubahan. Perubahan yang membawa saya menerangi lingkungan sekitar  menjadi lentera terang dalam menggapai asa dan mimpi.  Jangan pernah menyerah sebelum berusaha, rintangan akan selalu ada ketika suatu usaha yang kita raih tercapai, hal ini sebagai kerikil-kerikil tajam yang akan menancap kaki sebagai penentu arah jalan yang sesungguhnya, sebagai suatu loncatan bagi saya dalam menggapai mimpi-mimpi yang sudah tergores indah dalam sebuah perjalanan SPL Nasional. Perjuangan yang masih panjang dalam menyalakan lentera literasi di Kepulauan Bangka Belitung. Salam literasi.

Artikel Terkait