GSMB Menjangkau Pulau Lepar Pongok - Penggerak Literasi

GSMB Menjangkau Pulau Lepar Pongok

GSMB Menjangkau Pulau Lepar Pongok

Menjadi SPL adalah pengalaman sangat spesial bagi saya. Saya bertugas sebagai seorang guru Sejarah di SMA Negeri 1 Lepar Pongok, kecamatan Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan. Daerah ini termasuk daerah khusus karena akses untuk mencapainya harus menyebrang laut dengan menggunakan speed atau kapal motor sekitar 10-15 menit. Perjalanan terpilih sebagai sosialisator  berawal dari adanya pesan WA yang saya terima mengenai pengumuman 100 Sosialisator Program Literasi Nasional Angkatan 2021 lengkap dengan persyaratan pendaftaran dan fasilitas yang diberikan sebagai Sosialisator. Saya mendapatkan info ini beberapa hari sebelum penutupan program yaitu tanggal 30 April 2021. Selanjutnya saya mengecek kebenaran informasi pengumuman tersebut melalui www.penggerakliterasi.id. Setelah mendapatkan pemahaman yang mendalam saya langsung mendaftar melalui link yang diberikan berharap saya bisa diterima menjadi bagian dari gerakan literasi untuk membangun bangsa khususnya untuk daerah tempat saya mengajar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sejujurnya saya berharap dengan keikutsertaan saya ini meskipun dengan wilayah berada di pulau kecil yang terbatas dan jauh dari kota setidaknya dapat mendukung berbagai program pemerintah daerah menggerakkan semangat literasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang saat ini sedang mendapat amanah menjadi sampling PISA (program For International Student Assesment (PISA) tahun 2022 bersama daerah DKI Jakarta dan DI Yogyakarta.

Saya mengetahui banyak hal tentang SPL dan GSMB dengan mencari informasi di media sosial dan ternyata program ini sudah berlangsung sejak 2016, namun saya baru mengetahuinya saat ini. Tentu saja tidak ada kata terlambat untuk membuat suatu perubahan. Oleh karena itu, saya mengikuti kegiatan ini dan menantikan tanggal penting yaitu pengumuman untuk masuk ke tahapan seleksi berikutnya. Menurut informasi dari pihak penyelenggara (Nyalanesia) bahwa pendaftar untk SPL ini berjumlah 3000-an orang untuk diseleksi menjadi 1000 besar yang lolos pada fase seleksi berkas SPL Nasional 2021.  Dari 1000 besar kemudian diselekasi untuk mengikuti fase tes Pemahaman Program dan Penilaian berkas Biodata sehingga menyisakan 500 besar sebagai KSPL (Kandidat Sosialisator penggerak Literasi). Selanjutnya 500 orang ini disebut KSPL yang nantinya akan diambil 100 orang SPL Nasional yang lolos sesuai dengan kriteria penyelenggara. Tugas yang diemban sebagai KSPL adalah menyosialisasikan, menggerakkan semangat literasi agar terus menyala menjalankan misi mencerdaskan kkehidupan bangsa dengan memajukan kualitas budaya literasi.

Saya sangat senang ketika mendapat kabar melalui WA penyelenggara yang menyampaikan pengumuman lolos menjadi KSPL. Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian gerakan literasi ini yang tentunya saya akan banyak belajar dan mengupgrade diri untuk menjadi lebih baik lagi. Maka, dimulailah perjalanan saya menyandang status sebagai KSPL pada tahap 500 besar dengan uji penerjunan yang dimulai pada tanggal 7 Juni 2021. Dengan menyandang Kode KSPL 21242 saya siap untuk menggerakkan literasi sekolah dengan bersosialisasi ke sekolah-sekolah.

Kebetulan pada hari pertama saya sebagai KSPL, Kepala sekolah sedang ada pelatihan di Yogyakarta. Jadi yang saya lakukan adalah melaporkan via whattsapp kepada Kepala Sekolah bapak Jasman, S.Pd.Ekop.,M.Pd bahwa saya masuk 500 besar menjadi KSPL. Beliau sangat senang dan memberikan selamat bertugas sebagai KSPL. Selanjutnya, masih dengan chat wa saya juga menyosialisasikan kepada beliau tentang GSMB ini. Bersyukur sekali beliau langsung merespon dengan antusias dan meminta saya untuk menyosialisasikan kepada siswa dan guru dalam acara bimtek jurnalistik yang diagendakan sekolah pada tanggal 16 Juni. Tentu saja respon ini semakin menambah semangat saya untuk menyosialisasikan ke sekolah-sekolah lainnya.

Langkah selanjutnya setelah saya melapor kepada kepala sekolah adalah dengan menghubungi Ketua PGRI cabang Lepar Pongok dan pihak Cabdindik Wilayah III Bangka selatan untuk meminta izin berkolaborasi mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah (dalam hal ini saya masih menunggu surat kolaborasi masuk ke email saya). Saya sangat bersyukur respon yang diberikan begitu luar biasa mendukung untuk diadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Pada tanggal 16 Juni diadakan Bimtek jurnalistik untuk siswa dan guru. Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Cabang Wilayah III Bangka Selatan yaitu Bapak Hery Haryono, S.Pd,MM. Setelah kegiatan usai saya langsung menjumpai beliau meminta waktu untuk menyosialisasikan GSMB dan berharap akan ada rekomendasi yang diberikan kepada saya sebagai KSPL untuk bersosialisasi ke sekolah-sekolah. Semuanya direspon dengan positif dan selanjutnya saya berkomunikasi dengan TU untuk mendapatkan surat tersebut.

Pada hari berikutnya saya juga mendapatkan kabar baik dari Ketua PGRI Cabang Lepar Pongok yaitu Pak Muntoha,S.Pd.I. Bahkan Beliau menyetujui untuk saya menyosialisasikan GSMB kepada Seluruh Kepala sekoolah tingkat SD sampai SMA yang ada di Kecamatan Lepar Pongok yang diadakan pada tanggal 17 Juni 2021 bertempat di SMPN 3 Lepar Pongok. Yang dihadiri oleh 4 Kepala Sekolah SD dan 3 Kepala Sekolah SMP beserta guru pendamping dari masing-masing sekolah. Respon yang saya terima sangat baik, bahkan Pak Wagimin,S.Pd.SD langsung memberikan respon positif untuk mengikuti kegiatan GSMB ini. Tidak hanya sampai disitu beliau juga akan mengundang saya untuk menjadi narasumber di sekolah untuk berbagi motivasi kepada siswa dan guru di sekolah Beliau. Satu hal lain yang membuat saya bahagia dan menyentuh hati adalah ketika sosialisasi saya dengan pihak PGRI Cabang Lepar Pongok ini ditindaklanjuti dengan adanya kegiatan Ajakan menulis Buku. Saya turut bangga dan senang karena sebenarnya wilayah Lepar Pongok, hanya pulau kecil di ujung selatan Bangka bisa memberikan kemajuan meskipun terbilang sederhana. Saya berharap kedepan, bukan hanya kecamatan Lepar Pongok tetapi di Pulau-pulau lainnya, di kabupaten, bahkan provinsi Bangka Belitung turut serta dalam program GSMB ini. Semoga dengan hadirnya GSMB di Pulau Kecil ini, turut serta menyumbang menyalakan semangat literasi daerah sehingga semakin mencerdaskan kehidupan bangsa dan Negara Indonesia.

Terima kasih Nyalanesia. Nyalakan Masa Depan. Salam Literasi.

Artikel Terkait